Laman

Senin, 12 November 2007

Logika atau Perasaan


Jangan bicara logika kepada orang yang jatuh cinta.
Karena orang jatuh cinta memang tidak menggunakan logikanya dengan baik. Yang dia utamakan adalah perasaaan.

Mencintai lawan jenis ataupun mencintai harta secara berlebihan, pastilah logikanya tidak dipakai dengan maksimal. Jangan pula menjelek-jelekkan hal yang dicintainya, pastilah bisa nguammuk itu orang.

Mencintai membuat seseorang bisa tampil beda, coba saja perhatikan ! Yang tadinya kumel bin dekil bisa menjadi sesosok yang sangat memperhatikan penampilan. Seluruh energi dihabiskan untuk memberikan usaha terbaik dan menunjukkan perhatian kepada hal yang dicintainya.

Ketika seluruh usaha bisa dilakukan untuk itu, kenapa tidak kita rubah arah kita untuk mencintai apapun didunia ini dengan tujuan akhir mendapatkan cinta Rabb Penguasa alam jagad raya ini.

Duh, bisa mencintai dan dicintai Allah adalah tujuan akhir yang sangat membahagiakan


Jatuh cinta, berjuta rasanya!!!

4 komentar:

  1. Jadi selain cinta dan dicintai oleh Allah SWT, berhati2 lah dengan cinta yang lain ya Pak... :)

    BalasHapus
  2. Wah.. Pak Yogi lagi jatuh cinta nich...

    Kata Stephen Covey "Mencintai adalah kata kerja..."
    Caranya sering2 bertanya "Kenapa ya saya sangat mencintai Allah?"
    InsyaAllah bawah sadar kita dengan bimbingan-Nya akan memberi jawabannya...

    Tapi bener bukan 'yang lain...' spt kata pak Ipul diatas lho pak ... :)

    Wasalam

    Sony

    BalasHapus
  3. hehehehe.....jatuh cinta???mudah-mudahan istri ngak baca dan salah sangka wakakakakak

    BalasHapus
  4. iam with you..
    but,ada juga orang yang menggunakan perasaan dalam hidup nya ketimbang logika.exp:dalam mengambil keputusan.
    btw,bagaimana dg statment yg mengatakan bahwa laki- laki lebih menggunakan logika dari pada perempuan?

    BalasHapus