Laman

Senin, 31 Januari 2011

Jawaban untuk tanyaku

banyak tanya yang ingin ku ungkapkan
ketika beban hidup terasa berat
saat roda zaman terasa tak bersahabat

Dan ketika jawaban itu hadir
Semua tanya berakhir di satu jawaban
jawaban yang sama untuk semua tanyaku

Bersihkan diri, jiwa dan raga mu
dari kesalahan yang telah kau tanam
sehingga dia sudah berkerak dan berakar

Berakar dalam sel-sel tubuhmu
berakar dalam ruang ruang jiwamu
dan ia menutupi pandangan bathinmu

Untuk semua tanyaku
jawabnya hanya satu,
istigfar dan mohonkan ampunan
bagi lahir dan bathinmu

Rabu, 03 November 2010

Selamat datang Cinta


Apa yang terjadi dengan bumi dan alam semesta akhir-akhir ini hanyalah reaksi belaka. Reaksi atas ketamakan manusia yang diamanahkan untuk menjaga dan mengolah bumi dengan sebaik baiknya. Sebagai sesama makhluk  yang terikat hukum sebab akibat dari Allah, maka tidak lah mengherankan apa yang terjadi pada bumi dan alam semesta akhir -akhir ini.sekali lagi, alam semesta hanya bereaksi mengikuti hukum sebab dan akibat.

Gempa bumi, tsunami yang menggulung, gunung berapi yang meletus, semua adalah sinyal-sinyal dan sms cinta dari Allah, memanggil  manusia untuk kembali kepada jalan cinta yang sudah ditunjukkan. Dan, apabila kita tidak menjawab panggilan cinta itu, maka jangan katakan bahwa Allah tidak mencintai kita.

Kasih dan sayang Allah mendahului MurkaNya. Jadi, mari buktikan bahwa kita mencintai Allah dengan mencintai alam, mencintai hidup dan kehidupan....Selamat datang cinta

Senin, 30 Agustus 2010

Bebaskan jiwa kanak-kanak dalam diri


Membebaskan jiwa kanak dalam diri agar bisa lepas. Bernyanyi, bercanda, tiada dendam,selalu ceria dan hidup selalu nampak indah dimata anak-anak... Belajar ceria kepada anak-anak. Belajar untuk tidak memendam dendam berkepanjangan kepada mereka. Belajar menikmati indahnya hidup di dunia, dan bersyukur untuk hidup dan penugasan hidup yang sudah diberikan.


Memandangi wajah anak-anak yang tertidur lelap...

Memandangi wajah anak-anak yang tertidur lelap..., betapa damai wajah mereka, namun menjelang dewasa, kedamaian itu biasanya akan berubah menjadi gelisah . Memandangi wajah anak-anak ketika tertidur, seperti bercermin dan melihat bayangan diri sendiri yang terpantul, karena sebagian jiwa dan raga kita ada pada mereka.Semoga kejelekan-kejelekan sifat kita sudah terputusa dan tidak mengalir terus kepada mereka, amin.

Apalagi yang harus kita keluhkan?

Apalagi yang mau kita keluhkan, bukankah semua fasilitas sudah disiapkan Allah untuk menjalani hidup ini??otak dan fikirannya yang sunggguh luar biasa, badan dan kelengkapannya yang menunjang kehidupan kita, paru-paru dan udara gratis, hati dan nurani...saatnya membuang gengsi, dan menjalani tugas hidup di dunia dengan gembira, segembira dunia anak-anak yang ceria.sahabat,apa mimpi anda yang masih terhalang gengsi?