Laman

Rabu, 31 Oktober 2007

Anak mu Tuh!

Tuh, anakmu mulai ngadat lagi!
Biasanya itu yang kita teriak kan kepada pasangan ketika melihat anak kita mulai melakukan tindakan yang tidak kita sukai. Kenapa kita tidak mengatakan, anak ku nih, lagi ngadat!
Lain halnya kalau mereka berprestasi, kita akan bilang kepada pasangan kita, wah..memang dasar turunan siapa dulu donk!!!
Anak, adalah produk dengan sumbangan paling tidak fivty-fivty kata londo inggris. Lima puluh persen membawa sifat dan postur dari suami maupun istri. Kalau pun lebih banyak kemiripan dengan salah satu pihak, kemungkinan besar, dia lah yang paling bersemangat pada waktu proses produksi dilaksanakan.
Anak sejatinya tempat kita bercermin. Cermin yang memantulkan kembali sifat-sifat kita. Baik yang kita turunkan langsung secara biologis, maupun yang kita ajarkan, langsung ataupun tidak langsung kepada mereka. Anak kecil adalah peniru yang ulung dari orang tua dan lingkungannya (pernah baca di mana ya?!).
Jangan pernah sekalipun (walau dengan alasan estetika/seni), untuk mebuang air seni anda sambil berdiri di pojok halaman anda dan di depan anak-anak anda sendiri. Bisa jadi dia akan meniru dan melakukannya sambil berlarian di dalam rumah anda.
Lagi pula air seni memang tidak ada hubungannya dengan kesenian!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar