Halaman

Senin, 17 Desember 2007

Sendal Gunungku Ilang

Assalamualaikum wrwb
 
"Hmmm, sendalku bagus, baru beli nih. Ukuran segini sih banyak yang pake kalau di Arab, Moga-moga ngak ilang" saya membatin ketika beristirahat di rest area dalam perjalanan dari Madinah menuju Mekkah untuk ibadah umroh haji saya.
Ketika akhirnya sampai di Mekkah, saya kemudian memutuskan untuk melaksanakan ibdah umroh sendiri. Sementara rombongan yang berjumlah 42 orang, saya pikir cukuplah di handle oleh 3 pembimbing ibadah.
 
Setelah menyimpan sandal di tempat yang mudah di ingat, akhirnya saya melaksanakan umroh. Dan ketika seua prosesi selesai dilaksanakn, dengan pasti saya menuju ke tempat meyimpan sandal tersebut. Dan ternyata sandal saya telah menghilang! saya coba cari ke tempat penyimpanan sandal di sepanjang koridor di gate no 89, namun hasilnya nihil. Padahal sandal tersebut saya masukkan ke dalam tas yang gampang dilihat dan tidak ada dua nya (perasaan sih)
 
Dengan disertai istigfar dan penyesalan atas perasaaan saya di awal tulisan, akhirnya saya nyeker dan kembali ke hotel.
Sampai di hotel ternyata rombongan masih belum selesai. Tiba - tiba perut kok rasanya mulai ada pergerakan. Wah..ciloko, kamar crew tadi di kamar berapa ya? bahaya kalau tiba - tiba perut ngak bisa kompromi dan memuntahkan isinya dari belakang. Telpon ke teman - teman ngak ada yang ngangkat. Akhirnya saya memutuskan pergi ke penginapan rombongan yang lain menggunakan taksi.
 
Alhamdulillah, aman..ngak bocor hehehehe. Bisa jongkok dan merenung di kamar mandi. 
Memang, kalau di tanah suci harus pandai-pandai menahan ucpan, tindakan bahkan pikiran.Akhinya sekarang kemana-mana pake sendal jepit. Untung jamaah yang saya bawa ngak tahu. Moga - moga mereka ngak baca blog ini hehehe
 

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

1 komentar:

  1. kunjungi http://sejukalam.blogspot.com


    tentang gunung

    BalasHapus